Dalam Satu Nama


generated by gencraft.com

Inilah pemikiran dalam satu nama :
keadaan.
Bukan suatu bentuk absolut dari waktu,
atau pembaringan dari kata lalu.
Ini dalam satu nama : keadaan.

Nama yang mempertemukan kita,
di dalam ketidakjelasan raut dan mulut.
Nama yang mengunjungi kita,
di saat mulut kita menulis dalam halamannya.

Cukup dengan satu nama :
keadaan.
Karena itulah kekuatan dari pertemuan kita.
Karena nama itulah pertemuan kita menjadi sebuah perjanjian,
janji di dalam sakramen kalimat, tepat ketika sadar.

Banyak kata yang kita ucapkan dari lidah,
seakan kita tak sempat menelan ludah.
Hingga waktu pun mulai mengejar pembicaraan
tak ada jeda, atau tanda baca yang muncul.

Dalam satu nama, kita bertemu,
dalam satu nama, kita bersandar punggung.
Dalam satu nama, kita merawatnya,
berjaga ketika nama itu pergi dari kita.
Di dalam satu nama : keadaan.

 

Comments

Popular Posts